{"id":10687,"date":"2025-02-07T09:03:01","date_gmt":"2025-02-07T09:03:01","guid":{"rendered":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/?p=10687"},"modified":"2025-02-07T09:03:03","modified_gmt":"2025-02-07T09:03:03","slug":"kota-sorong-papua-barat-daya-darurat-obat-malaria-kasus-positif-terus-meningkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/?p=10687","title":{"rendered":"Kota Sorong Papua Barat Daya Darurat Obat Malaria, Kasus Positif Terus Meningkat"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>SORONG, Penkogab3 &#8211;\u00a0<\/strong>Kota Sorong tengah menghadapi lonjakan signifikan kasus\u00a0malaria, yang berimbas pada menipisnya stok obat\u00a0malaria\u00a0di wilayah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Data dari Dinas Kesehatan Kota Sorong mencatat bahwa sepanjang tahun 2024, sebanyak 33.784 orang telah diperiksa, dengan 3.499 di antaranya dinyatakan positif malaria.<\/p>\n\n\n\n<p>Angka ini menghasilkan Annual Parasite Incidence (API) sebesar 11,72 persen, jauh melebihi target pemerintah daerah yang hanya satu persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasus malaria tertinggi tercatat di Distrik Maladu Mes dengan API mencapai 74,86 persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, beberapa puskesmas lain juga mengalami lonjakan kasus, di antaranya: Puskesmas Sorong Barat: 9,89 persen, Puskesmas Kepulauan: 5,91 persen, Puskesmas Malaimsimsa: 5,81 persen, Puskesmas Remu: 5,16 persen, Puskesmas Sorong Timur: 4,15 persen, Puskesmas Klasaman: 3,2 persen dan Puskesmas Malanu: 1,1 persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan\u00a0Kota\u00a0Sorong, Jenny Isir mengungkapkan, bahwa stok obat\u00a0malaria\u00a0di\u00a0Kota\u00a0Sorong\u00a0saat ini sangat terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKetersediaan obat\u00a0malaria\u00a0menipis karena obat ini merupakan obat program yang didistribusikan dari pemerintah pusat, kemudian dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya sebelum diteruskan ke kabupaten dan kota,\u201d jelasnya, pada Jumat (7\/2\/2025).<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Instalasi Farmasi\u00a0RSUD\u00a0Sele\u00a0Be\u00a0Solu, Apt. Ruslan Belang menyatakan, bahwa stok obat\u00a0malaria\u00a0di rumah sakit semakin menipis dan menjadi perhatian serius.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk obat Antiretroviral (ARV), stoknya masih aman. Namun, untuk obat malaria, persediaannya sangat terbatas,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah Pencegahan dan Penanganan Mengatasi krisis ini, Dinas Kesehatan\u00a0Kota\u00a0Sorong\u00a0telah mengerahkan kader\u00a0malaria\u00a0di 10 puskesmas guna melakukan sosialisasi serta deteksi dini kasus\u00a0malaria.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pengasapan (fogging) dilakukan di wilayah dengan kasus tertinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan pengasapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perilaku hidup bersih dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah utama dalam mencegah berkembangnya jentik nyamuk penyebab\u00a0malaria.<\/p>\n\n\n\n<p>Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala malaria, seperti demam, menggigil, dan sakit kepala, agar mendapatkan penanganan tepat waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Diharapkan pihak rumah sakit dan dinas kesehatan segera berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan obat, sehingga penanganan pasien\u00a0malaria\u00a0tidak terhambat. <strong>(<\/strong>taufik nuhuyanan)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"mh-excerpt\"><p>SORONG, Penkogab3 &#8211;\u00a0Kota Sorong tengah menghadapi lonjakan signifikan kasus\u00a0malaria, yang berimbas pada menipisnya stok obat\u00a0malaria\u00a0di wilayah tersebut. Data dari Dinas Kesehatan Kota Sorong mencatat bahwa <a class=\"mh-excerpt-more\" href=\"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/?p=10687\" title=\"Kota Sorong Papua Barat Daya Darurat Obat Malaria, Kasus Positif Terus Meningkat\">[&#8230;]<\/a><\/p>\n<\/div>","protected":false},"author":8,"featured_media":10688,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-10687","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10687"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10687\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10689,"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10687\/revisions\/10689"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kogabwilhan3-tni.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}