Jayawijaya Papua Pegunungan, Penkogab3 – 2 Desember 2025
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, bersama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) RI, Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Dalam Kunjungan Kerja ini, kedatangan rombongan di Bandara Wamena disambut dengan hangat oleh para pejabat: Letjen Bambang Trisnohadi (Pangkogabwilhan III), Mayjen TNI Heri Wiranto, Mayjen TNI (Purn) Arti Sujono, Mayjen TNI (Purn) Nurdin Zainal, Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo, S.E., MBA, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Amrin Ibrahim, Bupati Jayawijaya Atenius Murip, beberapa Pejabat Deputi BIN M, Danrem 172/PWY, Asintel Kogabwilhan III, Wapangkoops TNI Habema, Bupati Kab. Jayawijaya dan beberapa pejabat TNI dan Polri diwilayah Jayawijaya, serta Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.

Setelah prosesi penyambutan, Menkopolkam dan Kepala BIN RI melanjutkan perjalanan ke Lapangan Openg Wesaput, Distrik Wesaput, untuk mengikuti acara Bakar Batu dalam rangka menyambut Gerbang Natal 2025 bersama masyarakat, yang dihadiri sekitar 2.000 warga.
Acara dimulai dengan doa pembuka, dilanjutkan sambutan Bupati Jayawijaya dan sambutan Gubernur Provinsi Papua Pegunungan yang menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan pemerintah pusat serta menekankan pentingnya pembangunan dan stabilitas keamanan di wilayah pegunungan.

Dalam kesempatan ini, Menkopolkam RI, bersama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) RI, dinobatkan sebagai warga kehormatan masyarakat Papua Pegunungan melalui prosesi adat yang khidmat.
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Menkopolkam dan Kepala BIN RI menyalurkan berbagai bantuan, antara lain:

- Beras 40 ton untuk 40 distrik di Jayawijaya.
- Bantuan usaha masyarakat untuk meningkatkan ekonomi lokal.
- 500 alat tulis untuk anak-anak SD.
- 500 bola kaki dan 60 perlengkapan olahraga melalui KNPI Papua Pegunungan.
- Beasiswa untuk 20 mahasiswa berprestasi di Jayawijaya.
Kunjungan ini menjadi simbol perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Papua Pegunungan, sekaligus mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan budaya, adat, dan kemanusiaan.
Kogabwilhan III untuk Indonesia
