Kuyawage, Penkogab3 – Jum’at 6 Februari 2026 Kehadiran Satuan Tugas Yonif 408/Sbh TK (Habema) yang merupakan satuan Tugas di Bawah Komando Operasi Kogabwilhan III.
menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam menjaga keamanan sekaligus keharmonisan sosial masyarakat Papua khususnya Di Kampun Tumbupur Distrik Kuyawage. Di tengah perselisihan adat yang berpotensi menimbulkan konflik berkepanjangan, TNI hadir bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai saudara yang membawa perdamaian,menenangkan suasana, dan memulihkan hubungan persaudaraan.
Prajurit Satgas secara langsung turun ke tengah masyarakat dengan mengedepankan pendekatan dialog dan musyawarah. Mereka duduk bersama para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang berselisih untuk mencari solusi secara bijak dengan tetap menghormati nilai-nilai adat dan budaya setempat. Suasana pertemuan berlangsung penuh kehangatan, saling menghargai pendapat, dan menjunjung tinggi kearifan lokal sebagai dasar penyelesaian masalah.

Dengan bahasa yang santun, sikap empati, serta niat tulus untuk menjaga persaudaraan, prajurit Satgas berusaha menyentuh hati masyarakat agar mengutamakan perdamaian dibandingkan emosi dan ego sesaat. Perlahan, suasana yang semula tegang berubah menjadi lebih kondusif dan penuh harapan akan terciptanya kembali keharmonisan.
Danpos Tumbupur Kapten Inf Panca menegaskan bahwa TNI hadir di Papua untuk melindungi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan. Ia menekankan bahwa adat merupakan kehormatan masyarakat Papua yang harus dihargai, sehingga penyelesaian masalah melalui musyawarah adat diharapkan mampu mengakhiri perselisihan secara damai dan bermartabat.

Masyarakat Kampung Tumbupur dan para tokoh adat menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas kepedulian TNI. Mereka menilai kehadiran prajurit tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat keyakinan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi persoalan sosial.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa hubungan TNI dan masyarakat Papua terjalin dalam ikatan persaudaraan yang kuat. Di tengah keberagaman budaya dan adat istiadat, TNI hadir dengan pendekatan hati, dialog, dan kepedulian, sebagai upaya menjaga Papua tetap aman, damai, dan harmonis.
Kogabwilhan III Untuk Indonesia
