Boven Digoel, 02 Maret 2026. Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, didampingi Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama Djojosugito, melaksanakan peninjauan langsung ke Lapter Manggelum, Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan operasional bandara perintis pasca insiden penembakan pesawat perintis di Bandara Koroway Batu pada 11 Februari 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah pengendalian situasi dan evaluasi lapangan atas penempatan pasukan TNI di 11 lapter perintis yang sebelumnya ditutup sementara sebagai langkah antisipatif demi keselamatan penerbangan. Penutupan dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan dan keselamatan penerbangan di wilayah terdampak.
Saat ini, seluruh lapter yang terdampak telah berada dalam pengamanan ketat unsur TNI. Personel melaksanakan pengamanan objek vital, patroli perimeter, serta pengawasan area sekitar bandara guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Unsur Kopasgat TNI AU turut mendukung operasional melalui pelaksanaan fungsi Air Traffic Control (ATC) untuk menjamin keselamatan dan kelancaran penerbangan. Dalam peninjauan tersebut, Pangkogabwilhan III menerima paparan dari Dansatgas terkait situasi keamanan terkini, pola pengamanan, serta koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan instansi penerbangan.
Secara umum, situasi di wilayah lapter Manggelum dan Koroway Batu dalam keadaan terkendali.

Pangkogabwilhan III menekankan agar seluruh personel tetap meningkatkan kewaspadaan, menjaga profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat setempat. Keberadaan TNI di bandara perintis bertujuan menjamin stabilitas keamanan sekaligus memastikan konektivitas udara sebagai sarana vital distribusi logistik, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan mobilitas masyarakat pedalaman tetap berjalan.
Dengan pengamanan yang diperkuat dan koordinasi yang solid, diharapkan seluruh lapter perintis dapat beroperasi secara normal dan berkelanjutan, sehingga stabilitas wilayah Papua Selatan khususnya Kabupaten Boven Digoel tetap terjaga
