Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si. membenarkan pasukan TNI menembak mati tokoh sentral kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau TPNPB-OPM, Jeki Murib. Penembakan terjadi di Distrik Omukia Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.
“Benar, Jeki Murib terpaksa kita lumpuhkan setelah yang bersangkutan dan kelompoknya melakukan serangan mendadak terhadap prajurit TNI,” kata Lucky kepada wartawan, Senin (27/4/2026).
Peristiwa penyerangan KKB terjadi saat pasukan TNI sedang melaksanakan patroli rutin di sekitar Desa Pinapa, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Lucky memastikan personilnya hanya melakukan dua kali tembakan dan tepat sasaran, hingga Jeki tewas di lokasi. Dari ketinggian sekitar Desa Pinapa, terlihat jasad Jeki Murib diseret anggotanya menjauhi lokasi tempat mereka bersembunyi, Sementara anggota KKB lainnya memilih melarikan diri masuk ke dalam hutan.

“Tindakan yang dilakukan prajurit merupakan bentuk profesionalisme TNI dalam menjaga keselamatan rakyat dan personel di lapangan,” jelas Jenderal bintang tiga ini.
Pangkogabwilhan III mengungkap Jeki diduga otak sekaligus pembunuh karyawan PT Freeport Indonesia, Simpson Mulia, di Areal Grasberg Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, pada Rabu, 11 maret 2026. Jeki juga bertanggung jawab atas kasus penyerangan aparat keamanan di Mile 50 Freeport, membakar rumah, gereja, sekolah, mengintimidasi masyarakat, anak kecil, mama-mama, hingga membakar dua unit rumah bupati berikut kantor dinasnya pada pertengahan 2025 silam.