Manokwari, Penkogab3 – Mahasiswa merupakan generasi muda penerus estafet kepemimpinan negeri ini, pemahaman terhadap ketahanan pangan bagi mahasiswa perlu diberikan, sebagaimana yang dilakukan oleh Kodam XVIII/Kasuari dengan dipimpin langsung Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Castiasa, S.E, M.Tr.(Han) kepada mahasiswa yang ada di Asrama Bintuni dan Asrama Waropen di Manokwari Papua Barat. Kamis (15/4/2021).
“Apakah adik-adik punya tekad, saya harus menjadi sarjana disini, saya harus lulus, saya tidak mau DO di sini, saya harus sukses dan saya siap untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di tanah Papua Barat Ini”, ujar Pangdam dalam memberikan motivasi kepada para mahasiswa.
Pangdam mengatakan bahwa ketahanan pangan ini merupakan program nasional yang ditindaklanjuti sampai di daerah dan sektor-sektor lainnya.
“Nah hari ini kita membuat ketahanan pangan di asrama, jadi tadak hanya membuat kampung tangguh tapi membuat asrama tangguh setuju gak, asrama tangguh biar adik-adik belajar disini, disamping sehat dengan protein nabati,” lanjut Pangdam.
Kegiatan ketahanan pangan mahasiswa tersebut tidak hanya diikuti oleh TNI saja namun merupakan wujud sinergitas antara TNI-Polri, Pemda, Mahasiswa dan Dosen yang ikut serta mendorong para petani dan masyarakat untuk bercocok tanam guna membantu masyarakat mewujudkan ketahanan pangan di lingkungan keluarga di wilayah Papua Barat.
Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, S.H., M.Si., pada kesempatan tersebut mengapresiasi apa yang telah digagas oleh Kodam XVIII/Kasuari dengan Ketahanan pangan mahasiswa dan mengajak mahasiswa untuk menindaklanjuti apa yang sudah dicontohkan oleh Pangdam XVIII/Kasuari beserta jajarannya.
“Setelah kita launching dengan penanaman bersama-sama setelah itu agar dijaga dan dirawat, setelah panen jangan sampai barang ini mati sampai disitu saja, kalau bisa terus dijaga sampai ada kesinambungan,” kata Wagub.
Senada dengan Wagub, Rektor Universitas Papua (Unipa) Dr.Meky Sagrim, SP., M.Si., menyambut gembira terhadap gagasan dari Pangdam XVIII/Kasuari dan menghimbau kepada para mahasiswa untuk meneruskan program tersebut.
“Jangan sampai sudah ditaman kemudian panen habis, terus kasih tinggal dia, jangan, tanam lagi disitu, intensifkan dia,” himbau Rektor.
Diakhir acara diberikan cendera mata kaos warna merah putih bertuliskan “Sa Cinta Papua, Sa Cinta Indonesia” kepada mahasiswa di Asrama Bintuni dan Asrama Waropen, selanjutnya dilakukan penanaman perdana oleh Pangdam beserta unsur TNI-Polri, Pemda, Mahasiswa dan Civitas Akademika Unipa yang hadir pada kegiatan tersebut.