Asrena Kogabwilhan III: Bilamana Tidak Terserap dan Dikembalikan akan Berdampak pada Anggaran Berikutnya

Jakarta, Penkogab3 – Asisten Perencanaan (Asrena) Kaskogabwilhan III Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P., memimpin langsung Rapat Evaluasi Daya Serap Anggaran Kogabwilhan III TW I TA 2021 yang diikuti oleh seluruh perwakilan staf terkait dalam pelaksana kegiatan, bertempat di Rupat Pusjaspermildas TNI Kompleks Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur. Senin (10/5/2021).

Rapat kali ini diselenggarakan oleh Staf Perencanaan (Srena) Kogabwilhan III untuk mengevaluasi Daya Serap Anggaran Staf Kogabwilhan III TW I TA 2021 dan guna mengetahui kendala yang dialami oleh staf terkait yang masih belum dapat menyerap anggaran pada TW I tersebut, dengan tujuan agar Daya Serap Anggarana Staf Kogabwilhan III sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. 

Dalam paparan Asrena, diketahui masih terdapat beberapa staf yang belum dapat menyerap anggaran pada mata anggaran tertentu karena terjadinya beda persepsi dalam pelaksanaan serapannya, disamping terdapat kurangnya koordinasi antar staf terkait.

“Kenapa ini bisa sampai 0% serapannya, ya mungkin ada yang punya konsep Triwulan dan ada yang sampai Semester”, ujarnya.

Asrena mengajak seluruh peserta rapat evaluasi untuk memberikan pertanyaan atas ketidakpahaman dalam pelaksanaan serapan anggaran, khususnya pada TW I TA 202, Asrena juga menyampaikan bilamana ada kesulitan agar tidak segan untuk konsultasi ke Srena.

“Ayo tanya pak gak usah malu karena ini organisasi baru banyak harus belajar ya, gak usah kita malu, gak usah kita gengsi karena dampaknya nanti pak, sampai ini gak terserap, sampai dikembalikan, maka dampaknya berpengaruh untuk anggaran berikutnya pak, ataupun kalau kita minta tambahan anggaran pasti akan dijawab oleh Srenum, orang kamu sudah dikasih gak bisa nyerap mau minta tambahan”, ucap Asrena mengingatkan.

“Kalau ada kendala dan belum paham tentang serapan anggaran jangan segan-segan untuk konsultasi ke Srena, nanti kita diskusikan bareng-bareng”, lanjutnya.

 Pada kesempatan tersebut Asrena juga memberi arahan tentang penyusunan program pada tahun anggaran kedepan agar dapat diwadahi dan memperoleh dukungan anggaran Srenum TNI, tiap staf agar membuat perencanaan secara matang dengan skala prioritas  sesuai urutan, sehingga bilamana dukungan anggaran tidak sesuai yang diajukan, maka kegiatan yang penting akan tetap terdukung anggaran.

“Bikin saja yang banyak tapi jelas per skala prioritas, prioritas satu sampai sepuluh ini harus terdukung karena di tahun kemaren sudah terdukung, yang nomor sebelas dan seterusnya ini skala prioritas yang bapak bisa kerjakan, sehingga pada saat rapat di Srenum, mana saja yang dicoret saya coretnya dari bawah pak, tapi jangan dihapus yang bawah ini karena kadang-kadang di bulan Juni-Juli ataupun mendekati tutup tahun biasanya ada lemparan dari Srenum yang ditawarkan, maka program-program cadangan dari kita ini yang kita pakai”, jelas perwira asal Surabaya tersebut.

Sebelum rapat berakhir, Asrena berharap apa yang telah didiskusikan pada rapat tersebut dapat ditindaklanjuti dan minimal bulan Juni sudah ada peningkatan, yang tadinya nol ada peningkatan yang cukup signifikan.