Ilaga Puncak, Penkogab3 – Baku tembak terjadi antara Pasukan TNI-Polri yang menjaga bandara di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat evakuasi korban penembakan Habel Helenti warga Alor, sekitar pukul 17.50 WIT. Kamis (3/6/2021)
Sebuah tower di Ilaga, Kabupaten Puncak Papua, usai baku tembak tersebut juga dilaporkan dibakar KKB atau yang lebih dikenal sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) tersebut.
Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa membenarkan adanya baku tembak antara pasukan TNI-Polri dan Kelompok Teroris OPM saat evakuasi korban penembakan di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.
“Benar, kami telah mendapatkan laporannya,” ujarnya..
Menurut Kapen, serangan yang dilakukan kelompok teroris OPM kepada masyarakat sipil adalah ciri khas teroris.
“Itulah teroris OPM, yang tidak ada nuraninya, kerjanya hanya mengancam dengan menakut-nakuti rakyat, merampas harta rakyat, membakar rumah rakyat, memperkosa dan membunuhi masyarakat sipil serta merusak obyek vital yang sangat dibutuhkan rakyat Papua,” ujar Kolonel Suriastawa.
Menurut Kolonel Suriastawa, apa yang dilakukan oleh kelompok teroris OPM ini sangat memalukan dan tidak selayaknya untuk didukung apalagi mendapatkan simpati.
“Masyarakat Papua dan masyarakat internasional sudah paham betul terhadap sepak terjang teroris OPM ini, sehingga tidak mudah terhasut dengan hoaks dan bujuk rayu teroris OPM, bahkan ada beberapa kepala suku/masyarakat yang terang-terangan menentang dan mengusir bahkan melawan teroris OPM dari daerahnya,” ucapnya.
Selanjutnya Kapen juga menegaskan bahwa pemerintah melalui aparat gabungan TNI-Polri akan selalu bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah Indonesia.
Sebelumnya KKB melakukan aksi penembakan brutal hingga menewaskan satu orang warga sipil pada Kamis (3/6/2021). Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal membenarkan peristiwa itu. Warga sipil bernama Habel Halenti (30), tewas setelah ditembak anggota teroris KKB di Kampung Eromaga, Distrik Omukia Kabupaten Puncak.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, korban saat ini telah berhasil dievakuasi oleh personel gabungan TNI-Polri ke Puskesmas Ilaga.
Akibat penembakan tersebut korban Meninggal Dunia akibat luka tembak pada leher bagian kanan hingga tembus ke mulut, dan terkena rekoset pada bahu kiri. serta pintu mobil bagian kanan rusak terkena tembakan.
Saat ini personel gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap KKB tersebut.