Rapim TNI secara Virtual diikuti oleh Kaskogabwilhan III

Setelah Rapim TNI-Polri yang telah dilaksanakan pada Senin, 15/2/2021, Kepala Staf Kogabwilhan III, Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E, M.A.P, kembali mengikuti Rapim TNI yang dilaksanakan secara virtual, bertempat di Ruang Puskodalops Kogabwilhan III Kompleks Mabes TNI Cilangkap. Selasa (16/2/2021).

Rapim TNI merupakan kelanjutan dari Rapim TNI-Polri yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya (Senin, 15/2/2021) dengan beberapa hal penting pengarahan dari Presiden RI Ir. Joko Widodo dan paparan yang telah disampaikan Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, C.H.F.C., C.L.U., Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D., dan Ketua Komnas HAM Drs. Ahmad Taufan Damanik, M.A., sebagai narasumber.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P dalam sambutannya saat membuka Rapim TNI Tahun 2021 di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta., mengajak para peserta Rapim untuk segera menindaklanjuti pengarahan dari presiden dan narasumber lainnya. “Hal tersebut harus segera direspon dan disikapi bersama melalui pemikiran yang kreatif, inovatif, dan lebih adaptif, sehingga dapat diimplementasikan dalam kegiatan guna mendukung tugas TNI,” ujar Panglima TNI.   

Rapim TNI kali ini bertemakan “TNI Kuat, Solid, Profesional, Dicintai Rakyat Siap Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional serta Menjaga Persatuan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI”, Panglima TNI merasa tepat untuk diangkat mengingat saat ini di tengah pandemi Covid-19 TNI bersama rakyat bahu membahu menghadapi situasi ini guna memotong penyebaran Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional.

Sejauh ini, Panglima TNI menilai seluruh prajurit TNI beserta alutsistanya selalu siap dan senantiasa siaga hadir di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, lanjutnya, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada prajurit TNI yang telah bertugas demi stabilitas keamanan di NKRI. “Kedepan, kita harus lebih siap sedia menghadapi tantangan yang akan datang,” ujarnya. Tantangan tersebut antara lain ekploitasi sumber daya alam secara ilegal, masalah perbatasan baik darat, laut, maupun udara, bencana alam, dan bencana kemanusiaan karena secara geografis wilayah Indonesia termasuk dalam ring of fire.

Diawali pembekalan dari Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto dan Ketua Komnas HAM Drs. Ahmad Taufan Damanik, M.A., serta diskusi panel yang menghadirkan narasumber Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian  Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., Deputi Polhukam Bappenas Dr. Ir. Slamet Soedarsono, M.P.P., Q.I.A., maka dalam Rapim TNI kali ini merupakan kesempatan untuk melakukan refleksi untuk melaksanakan tugas ke depan melalui penyesuaian terhadap dinamika lingkungan strategis dengan perhitungan yang cermat dan terukur agar dapat menjadi keuntungan bagi kepentingan nasional.